Tarif Pajak Degresif

Sistem Tarif Pajak Degresif

Tarif pajak degresif adalah tarif pemungutan pajak yang persentasenya semakin kecil. Bila jumlah yang dijadikan dasar pengenaan pajak semakin besar. Sekalipun persentasenya semakin kecil, tidak berarti jumlah pajak yang terutang menjadi kecil, tetapi bisa menjadi besar karena jumlah yang dijadikan dasar pengenaan pajaknya juga semakin besar. Tarif ini tidak pernah dipergunakan dalam praktik perpajakan di Indonesia.

Contoh pemakaian tarif degresif:

        Lapisan Penghasilan Kena Pajak                                Tarif Pajak
        Sampai dengan Rp.10.000.000                                          30%
Diatas Rp. 10.000.000 sampai dengan Rp. 50.000.000         25%
Diatas Rp. 50.000.000                                                     15%

Jika Tuan Maru punya perngahasilan sebesar Rp. 100.000.000, maka besarnya pajak yang terutang berdasarkan sistem tarif pajak degresif adalah:
30% x Rp. 10.000.000 = Rp.   3.000.000
25% x Rp. 40.000.000 = Rp. 10.000.000
15% x Rp. 50.000.000 = Rp.   7.500.000

Jumlah pajak terutang  = Rp. 20.500.000

Tarif degresif  dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu:

2.2.4.1. Tarif degresif-proporsional adalah tarif yang prosentasenya semakin menurun (kecil ) jika dasar pengenaan pajaknya meningkat, dan besarnya penurunan dari tarifnya adalah sama besar.
Contoh:

Tabel 2.2.4.1.1.

Dasar pengenaan pajak

Tarif pajak

Penurunan

Tarif pajak yang terhutang

Rp. 10.000.000,00

25%

-

Rp. 2.500.000,00

Rp. 20.000.000,00

20%

5%

Rp. 4.000.000,00

Rp. 30.000.000,00

15%

5%

Rp. 4.500.000,00

Rp. 40.000.000,00

10%

5%

Rp. 4.000.000,00

 

2.2.4.2. Tarif degresif-degresif adalah tarif pajak yang presentasenya semakin kecil jika dasar pengenaan pajaknya meningkat, dan besarnya penurunan tarifnya semakin kecil.

Contoh:

Tabel 2.2.4.2.1.

Dasar pengenaan pajak

Tarif pajak

Penurunan

Tarif pajak yang terhutang

Rp. 10.000.000,00

40%

-

Rp. 4.000.000,00

Rp. 20.000.000,00

25%

15%

Rp. 5.000.000,00

Rp. 30.000.000,00

15%

10%

Rp. 4.500.000,00

Rp. 40.000.000,00

10%

5%

Rp. 4.000.000,00

2.2.4.3. Tarif degresif-progresif adalah tarif pajak yang presentasenya semakin kecil, jika dasar pengenaan pajaknya meningkat dan besarnya penurunan tarifnya semakin besar.

Contoh:

Tabel 2.2.4.3.1.

Dasar pengenaan pajak

Tarif pajak

Penurunan

Tarif pajak yang terhutang

Rp. 10.000.000,00

40%

-

Rp. 4.000.000,00

Rp. 20.000.000,00

35%

5%

Rp. 7.000.000,00

Rp. 30.000.000,00

25%

10%

Rp. 7.500.000,00

Rp. 40.000.000,00

10%

15%

Rp. 4.000.000,00

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>